Showing posts with label Karang Taruna. Show all posts
Showing posts with label Karang Taruna. Show all posts

2 Oct 2014

Contoh Program Kerja Karang Taruna Secara Umum

Program kerja karang taruna secara umum - Setelah sekian lama kami tidak berbagi informasi mengenai karang taruna sejak akhir tahun 2013 yang lalu, kini kami mencoba kembali tentang program kerja karang taruna secara umum. Perlu kiranya mengingat kembali tentang substansi dari karang taruna itu sendiri, yakni sebuah organisasi kepemudaan yang mempunyai fungsi non partisipan yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Baca selengkapnya pada artikel "Pengertian Karang Taruna".
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/10/contoh-program-kerja-karang-taruna-secara-umum.html Perlu digaris bawahi bahwa karang taruna adalah organisasi pemuda - pemudi yang bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas kinerja dari semua anggota, ada baiknya menyiapkan sebuah program kerja untuk mencapai tujuan mensejahterakan potensi masyarakat. Kesejahteraan bukan hanya dari segi finansial, melainkan bisa dengan cara membantu mengembangkan potensi setiap individu pada bidang-bidang tertentu agar yang bersangkutan mampu mengoptimalkan potensinya.

Adapun bidang-bidang yang sebaiknya dipersiapkan untuk membantu meningkatkan potensi itu dirancang sebaik mungkin melalui program kerja yang telah disusun oleh anggota karang taruna agar sesuai dengan tujuan yang dimaksud. Maka dari itu disini kami mencoba membagikan terkait program kerja karang taruna secara umum yang sudah direalisasikan oleh karang taruna karya baru kabupaten tabalong.

A.Bidang Kesekretariatan
  • Mengadakan Pertemuan Rutin satu bulan satu kali sekaligus yasinan dan arisan untuk memperlancar jalannya pertemuan.
  • Mengikuti Forum Komunikasi.
  • Mengadakan komunikasi dan konsultasi dengan pihak – pihak terkait dalam menyelenggarakan suatu kegiatan untuk kelancaran dan hasil yang memuaskan.
  • Mengikuti Jambore Kemah Kebersamaan.
B. Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial
  • Memberikan bantuan moril dan materiil dalam penyaluran sumbangan kepada masyarakat yang terkena musibah.
  • Turut berperan serta dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat.
  • Mendata Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)
  • Memasyarakatkan kepedulian terhadap Lansia, Yatim Piatu, Penyandang Cacat, dan lain sebagainya.
C. Bidang Usaha Ekonomi Produktif
  • Merencanakan kegiatan usaha yang bertujuan meningkatkan perekonomian anggota masyarakat.
  • Ikut berperan serta dalam usaha pertanian melalui kelompok – kelompok tani.
  • Mengikutsertakan anggota dalam setiap kegiatan pelatihan, seperti perbengkelan, pertanian, perkebunan, home industri, dan lain-lain yang dapat meningkatkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
D. Bidang Pendidikan dan Latihan
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif agar generasi muda tidak terjebak dalam pergaulan yang negatif.
  • Mengikutsertakan generasi muda mengikuti latihan-latihan kerja.
  • Membudayakan gerakan Hidup Sehat melalui gerakan perilaku hidup sehat dan bersih.
  • Mengaktifkan dan pengkaderan kader kesehatan untuk menunjang keberhasilan kegiatan Posyandu di desa.
  • Ikut berpartisipasi aktif dalam penyuluhan kepada orang tua yang memiliki anak usia sekolah untuk mengikuti Pendidikan TK dan TPA agar memenuhi tuntutan pendidikan yang lebih maju dan agamis.
E. Bidang Keagamaan / Kerohanian
  • Mengadakan peringatan hari – hari besar Keagamaan.
  • Mengadakan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan mesjid dan langgar.
  • Mengadakan yasinan sekaligus arisan warga masyarakat.
  • Bekerjasama dengan Remaja Mesjid memberikan pelajaran baca tulis Al – Qur’an bagi anak – anak.
  • Menghidupkan nuansa bulan ramadhan melalui Tadarus Al – Qur’an, Peringatan Nuzulul Qur’an, Buka puasa bersama, Mengadakan Takbir Hari Raya Idul Fitri (dan juga Idul Adha).
  • Mengikutsertakan masyarakat/remaja dalam setiap kegiatan lomba yang bersifat agamis.
  • Meingkatkan pembinaan dan penyuluhan anak dan remaja sejak dini dalam bidang mental, moral, agama, budi pekerti, sopan santun dalam keluarga dan masyarakat.
F. Bidang Pengabdian Masyarakat.
  • Berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang bersifat positif dimasyarakat.
  • Membantu mencarikan solusi dalam segala permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat.
  • Berupaya menyalurkan aspirasi yang berkembang kepada pihak pemerintah desa.
  • Pelopor gerakan gotong royong baik dalam kebersihan lingkungan tempat ibadah, kuburan dan lain-lain.
  • Turut berpartisipasi dan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu.
  • Meningkatkan Penyuluhan tentang pentingnya pemahaman dan kesertaan dalam program KB menuju keluarga berkwalitas bekerja sama dengan Petugas Keluarga Berencaan Desa (PKBD)
G. Bidang Permberdayaan Wanita
  • Melibatkan peranan wanita dalam kegiatan yang bersifat positif.
  • Memberikan dorongan kepada ibu – ibu yang memiliki balita untuk mengikuti kegiatan Posyandu.
  • Memasyarakatkan Rumah Sehat dan Layak Huni sebagai upaya terwujudnya kualitas hidup keluarga.
  • Memberikan penyuluhan agar tidak menikah diusia muda sebagai antisipasi hancurnya rumah tangga.
  • Memasyarakatkan dan memanfaatkan : limbah keluarga untuk bisa dimanfaatkan, sarana dan prasarana perumahan, hemat energi, membudayakan menabung dan mencegah pemborosan.
  • Mengikutsertakan dalam setiap kegiatan pelatihan dan penyuluhan baik yang diselenggarakan oleh pihak kecamatan maupun kabupaten tentang Kesetaraan Gender, Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Perlindungan Anak, Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Perdagangan Perempuan dan Anak, Pola Asuh anak, Narkoba, dan lain sebagainya untuk meningkatkan kemampuan kaum perempuan dalam ikut membangun bangsa.
H. Bidang Pemuda / Olahraga.
  • Selalu tampil dalam kegiatan yang diadakan oleh masyarakat.
  • Membangun Jati Diri Bangsa dengan sikap mental dan perilaku yang berbudaya dengan menumbuhkan pengamalan sila-sila dalam Pencasila serta membudayakan pemahaman Cinta Tanah Air dan ada kemampuan awal bela negara.
  • Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kemampuan hidup dan keterampilan untuk bisa mandiri dan upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba.
  • Mengikutsertakan generasi muda dalam pelatihan-pelatihan untuk memperkaya pengetahuan sebagai bekal untuk hidup mandiri.
  • Mempersiapkan tim olahraga baik putra maupun putri dengan mengadakan latihan rutin minimal satu kali seminggu.
  • Mengadakan dan mengikuti pertandingan persahabatan dan kejuaraan olah raga baik di dalam mupun luar daerah.
I. Bidang Seni Budaya.
  • Mengadakan latihan untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang seni budaya terutama budaya tradisional.
  • Menggali potensi generasi muda agaar bisa berapresiasi.
  • Dalam setiap pelaksanaan pertunjukan, selalu aktif melaksanakan  promosi untuk meningkatkan pendapatan.
Naah program kerja di atas apabila kurang sesuai dengan karakter masyarakat yang ada di desa kalian masing - masing, maka bisa ditambah atau di perbaiki lagi. Semoga bermanfaat.

Contoh Program Kerja Karang Taruna Secara Umum

26 Jun 2014

Berikut Ini Lomba 17 Agustus Yang Menarik dan Mendidik

Lomba 17 Agustus Sebaiknya Yang Menarik Sekaligus Mendidik - Perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) adalah salah satu bentuk kegiatan yang dibilang bisa meramaikan sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap perjuangan para pahlawan Indonesia di medan pertempuran kala itu.

Perlombaan atau Lomba 17 Agustus merupakan agenda rutinitas yang diadakan oleh hampir seluruh warga indonesia terlebih yang berada di pedesaan.

Kegiatan tahunan ini biasanya diadakan pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Dan tidak jarang diadakan pada hari atau tanggal diluar bulan Agustus. Dalam arti lain, Kegiatan perlombaan bisa saja diadakan pada bulan september atau sebelum bulan puasa.

Dan untuk mengadakan acara Lomba 17 Agustus bisa dilakukan di suatu tempat atau halaman yang cukup memadai peserta sekaligus warga yang hadir. Hal ini dimaksudkan agar peringatan HUT RI tampak begitu meriah dan bisa dinikmati oleh warga setempat yang menyaksikan.

Untuk pendanaan Perlombaan itu sendiri, Biasanya di dapatkan dari iuran warga atau juga dengan memanfaatkan anggaran dana dari Kelurahan untuk kegiatan HUT RI setiap tahunnya. Dan tidak jarang panitia lomba mempergunakan dana seadanya hanya untuk mengadakan Perlombaan setiap tahunnya.

Meskipun begitu, memeriahkan peringatan HUT RI dengan cara mengadakan berbagai perlombaan 17an ini tujuannya adalah tidak lain untuk meramaikan sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme pemuda-pemudi Negara Indonesia.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana caranya mengemas agar perlombaan 17 Agustus tampak meriah, efisien, mendidik, sekaligus bisa membangun rasa nasionalisme dan semakin cinta terhadap tanah air Indonesia?

Jika menyoal pertanyaan diatas, tentu lomba yang akan ditawarkan pada masyarkat sebaiknya tidak hanya menarik saja, melainkan bagaimana Perlombaan itu bisa mendidik bagi semua kalangan masyarakat terlebih kawula muda.

Lomba 17 Agustus Yang Menarik dan Mendidik

Oleh karena itu, disini ada beberapa contoh lomba 17 Agustus yang menarik sekaligus mendidik buat semua kalangan masyarakat meliputi ibu - ibu, pemuda - pemudi, Bapak - Bapak yang mana nantinya bisa dijadikan rujukan sebelum memutuskan apa saja jenis perlombaannya.

Sebenarnya ada banyak sekali jenis lomba yang bisa ditawarkan kepada masyarakat. Kalau bisa menyesuaikan pada karakter masyarakat di zaman sekarang dan membedakan umur untuk setiap jenis perlombaan.

Secara garis besar kita bisa memetakan Jenis Perlombaan itu diperuntukkan untuk Ibu-Ibu, Untuk Bapak-Bapak, dan Untuk Pemuda-Pemudi.

Lomba 17 Agustus Untuk Ibu - Ibu

1. Memasak
Lomba ini cocok buat karakter ibu-ibu karena pada dasarnya memasak merupakan pekerjaan ibu rumah tangga setiap harinya. Adapun untuk peraturannya, panitia bisa memberikan satu resep yang harus dikerjakan oleh setiap peserta lomba dengan waktu yang sudah ditentukan kemudian dinilai dari segi Rasa, kekompakan, seragam, Tampilan atau kerapian penyajiannya. Untuk lomba memasak ini, bisa juga diadakan untuk bapak-bapak yang jago memasak.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html

Lomba 17 Agustus Untuk Bapak-Bapak

1. Menirukan Gaya Presiden Soekarno
Menirukan disini yakni bisa dengan cara membacakan teks proklamasi, teks pancasila atau pidato sebagaimana layaknya gaya Bapak Soekarno. Atau juga bisa dengan lomba mirip dengan wajah presiden soekarno. Adapun tujuannya yakni mengingatkan jiwa nasionalisme dan mengenang betapa gagahnya presiden pertama Indonesia tersebut. 
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html

2. Tarik Tambang
Kegiatan ini dimaksudkan agar bapak-bapak bisa merasakan betapa beratnya mempertahankan indonesia dari tarik ulur tangan para penjajah.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html

3. Panjat Pinang
Lomba ini bisa dikatakan paling meriah dan seru sekaligus mendidik, sebab mengingatkan betapa beratnya perjuangan para pahlawan ketika menurunkan bendera musuh kemudian diganti dengan bendera Merah Putih.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html

Untuk panjat pinang ini biasanya dilakukan dengan cara memanjat pohon pinang yang sudah dioelesi oli dan pelicin guna mengambil hadiah yang sudah disediakan oleh panitia. Panjat pinang bisa dilakukan di sungai, dan bisa dilakukan di halaman luas.

Lomba 17 Agustus Untuk Anak-anak

1. Cerdas Cermat Bertema Sejarah Kemerdekaan
Lomba ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya ingat anak muda zaman sekarang tentang sejarah perjuangan pahlawan menghadapi penjajah sampai dengan merebut kemerdekaan. Selain itu, panitia juga bisa memberikan tema lain yang berhubungan dengan nasionalisme di era reformasi saat ini. Tentu perlombaan yang demikian ini tidak hanya menarik akan tetapi bersifat mendidik.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html


2. Menghafal Teks Proklamasi dan Pancasila
Sudah pasti tujuannya adalah mendidik pemuda untuk lebih nasionalis terhadap negara sendiri dan selalu mengingatkan akan nilai - nilai pancasila.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/berikut-ini-lomba-17-agustus-yang-menarik-dan-mendidik.html

Selain macam - macam Perlombaan diatas, masih banyak lagi lomba 17 Agustus yang bisa diadakan buat semua kalangan untuk meramaikan HUT RI diantaranya sebagai berikut:
1. Lomba Balap Karung
2. Lomba Kelereng
3. Lomba memasukkan benang dalam jarum
4. Lomba Memasukkan Paku ke dalam Botol
5. Lomba Tarik Tambang
6. Lomba memasukkan belut ke dalam botol
7. Lomba Meletuskan Balon dengan perut
8. Lomba Sepakbola Menggunakan Terong
9. Lomba Sepakbola Dengan Memakai Sarung
10. Lomba Catur
11. Lomba Tenis meja
12. Lomba Badminton
13. Lomba Menangkap Bebek atau ayam yang dilepaskan disawah
14. Lomba Melewati jembatan dari bambu
15. Lomba Gepuk bantal
16. Lomba Makan Kerupuk
17. Lomba mengambil uang receh yang ditancapkan di buah pepaya
18. Lomba Joget
19. Lomba Panco
20. Lomba Jalan Menggunakan Bakiak Besar

Masih banyak lagi jenis lomba yang bisa dibuat untuk memeriahkan HUT RI. Tergantung kreatifitas dan juga minat panitia. Dan perlu menjadi catatan, sebaiknya Lomba 17 Agustus itu menarik sekaligus mendidik buat kalangan umum.

1 Jun 2014

Khotmil Qur'an Bisa Menjadi Kegiatan Positif di Hari Minggu

Karang Taruna Bhakti Bulang - Hari minggu biasanya identik dengan hari libur untuk beristirahat dari pekerjaan selama sepekan penuh. Namun bagaimana kalau hari minggu itu di isi dengan kegiatan sosial yang bernilai positif?

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/khotmil-quran.html
Tentu tidak ada salahnya  jika diantara kita mengisi waktu libur itu dengan berkumpul teman misalnya untuk membahas bisnis, atau untuk mengadakan kegiatan sosial keagamaan atau mengisi kegiatan lainnya.

Bicara tentang kegiatan positif dihari minggu, maka Semua kegiatan yang kita lakukan pasti akan mendapatkan respon yang baik juga dari masyarakat, seperti salah satu bentuk kegiatan rutin di desa bulang misalnya, setiap bertepatan hari minggu pon, tepatnya warga dusun lajuk menyempatkan waktu mengadakan "Khotmil Qur'an" atau membaca alqur'an secara bergantian sampai selesai 30 juz.

Khotmil Qur'an ini diikuti bapak - bapak dan pemuda yang dimulai dari pukul 06:00 WIB sampai dengan selesai sekitar pukul 12:00 WIB tergantung pada jumlah jama'ah. Semakin banyak jumlah orang yang ikut mengaji, maka dimungkinkan acara cepat selesai.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/khotmil-quran.html
Pembacaan Al-Qur'an dilakukan secara bergantian oleh setiap orang yang hadir. Adapun yang ikut, mulai dari anak SD, SMP, sampai orang dewasa pun ikut mengisi acara khotmil Qur'an di hari minggu.

Selain pembacaan al-qur'an, dalam kegiatan itu juga disediakan wejangan atau konsumsi berupa nasi, minuman seperti kopi, teh atau air dalam kemasan, dan jajan ringan sebagai cemilan ketika yang hadir menunggu giliran membaca.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2014/06/khotmil-quran.html

Acara yang demikian itu sudah berjalan mulai awal tahun 2014 yang mana sebelumnya sudah pernah diadakan kegiatan Khotmil Qur'an rutin secara begantian pada hari minggu setiap bulannya di setiap rumah warga secara bergantian.

Secara perspektif umum, kegitan tersebut sangat bermanfaat buat generasi muda-mudi untuk mengisi hari minggu dengan kegiatan yang positif seperti khotmil qur'an ini atau kegiatan lainnya.

Maka dengan adanya kegiatan demikian, bisa membuat para orang tua lebih memperhatikan dan memotivasi anak-anaknya untuk senantiasa mengikuti Khotmil Qur'an dari pada bermain menghabiskan waktu sia-sia. Semoga bermanfaat.
By:Haniez

19 Feb 2014

Contoh Membuat Struktur Kepengurusan Karang Taruna dan Tugasnya

Struktur Kepengurusan Karang Taruna - Dalam suatu organisasi, selain mempunyai AD-ART sebagai pedoman selama menjalankan tugas kepengurusan, kurang lengkap apabila tidak disusun struktur Kepengurusan untuk menjalankan tugasnya masing-masing.

Struktur dan Tugas Pengurus Organisasi

Struktur Kepengurusan kali ini berkaitan dengan Organisasi Karang Taruna sekaligus menentukan apa saja tugas dari setiap pengurus karang taruna tersebut. Teori ini bisa kalian coba juga untuk membangun organisasi lainnya. Informasi kali ini sengaja kami tulis dengan lebih rapi lagi agar bisa memudahkan pembaca, untuk memahami kemudian dijadikan rujukan ketika akan mulai membuat struktur organisasi. Berikut informasi selengkapnya.

A. STRUKTUR ORGANISASI

Sesuai dengan ketentuan yang diatur Menteri Sosial RI Nomor: 83/HUK/2005 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan dalam Pedoman Rumah Tangga Karang Taruna hasil TKN VI 2005, maka Karang Taruna akan menggunakan struktur pengurus yang lebih progresif, fleksibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Susunan dan Komposisi Pengurus sebagai berikut :

1) Ketua;
2) Wakil Ketua;
3) Sekretaris;
4) Wakil Sekretaris;
5) Bendahara;
6) Wakil Bendahara;
7) Bidang Pendidikan dan Pelatihan;
8) Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial;
9) Bidang Usaha Kelompok Bersama;
10) Bidang Kerohanian dan Pembinaan Mental;
11) Bidang Olahraga dan Seni Budaya;
12) Bidang Lingkungan Hidup;
13) Bidang Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Kemitraan

B. TUGAS PENGURUS

1. KETUA
# Kewenangan
  • Membuat dan mengesahkan seluruh keputusan-keputusan dan kebijakan-kebijakan organisasi yang bersifat strategis (politis) melalui kesepakatan dalam forum Rapat Pengurus Pleno (RPP)
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan organisasi dan program kerjanya dan mempertanggungjawabkan secara internal kepada Rapat Pengurus Pleno (RPP) dan Temu Karya pada masa baktinya.
# Tugas
  • Memimpin rapat-rapat pengurus pleno dan rapat pengurus harian.
  • Mewakili organisasi untuk membuat persetujuan/kesepakatan dengan pihak lain setelah mendapat kesepakatan RPP.
  • Mewakili organisasi untuk nmenghadiri upacara kenegaran tertentu atau agenda strategis lainnya.
  • Bersama-sama sekretaris menandatangi surat-surat yang berhunungan dengan sikap dan kebijakan organisasi, baik bersifat kedalam maupun keluar.
  • Bersama-sama sekretasis dan bendahara merancang agenda mengupayakan pencarian dan penggalian sumber dana bagi aktivitas operasional dan program organisasi.
  • Memelihara keutuhan dan kekompakan seluruh pengurus organisasi.
  • Memberikan pokok-pokok pikiran yang merupakan strategi dan kebijakan Karang Taruna dalam rangka pelaksanaan program kerja maupun dalam menyikapi reformasi diseluruh tatanan kehidupan demi pencapaian dan tujuan organisasi.
  • Mengoptimalkan fungsi dan peran wakil ketua agar tercapainya efesiensi dan efektifitas kerja organisasi.
2. WAKIL KETUA
# Kewenangan
  • Membuat danmengesahkan seluruh keputusan dan kebijakan organisasi diseluruh bidang dalam pengurusan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mngorganisasikan seluruh penyelenggara progran kerja diseluruh bidang dalam pengurusan dan mempertanggungjawabkan kepada ketua.
# Tugas
  • Mengkoordinasikan dan mewakili kepentingan organisasi di seluruh bidang dalam pengurusan.
  • Mewakili ketua apabila berhalangan untuk setiap aktivitas dalam roda organisasi.
  • Merumuskan segala kebijakan di seluruh bidang dalam pengurusan.
  • Mengawasi seluruh penyelenggaraan program kegiatan di seluruh bidang dalam pengurusan.
3. SEKRETARIS
# Kewenangan
  • Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi bersama-sama ketua dalam bidang administrasi dan penyelenggaraan roda organisasi.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan seluruh penyelenggaraan roda organisasi bidang administrasi dan tata kerja organisasi dan mempertanggung jawabkan kepada ketua.
# Tugas
  • Bersama ketua menandatangani surat masuk dan keluar pengurus.
  • Bersama ketua dan bendahara merupakan Tim Kerja Keuangan (TKK) atau otorisator keuangan ditubuh pengurus.
  • Bertanggung jawab untuk setiap aktivitas di bidang administrasi dan tata kerja organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi di bidang administrasi dan tata kerja organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Mengawasi seluruh penyelenggaraan aktivitas di bidang administrasi dan tata kerja dan menghadiri rapat-rapat pleno dan rapat pengurus harian.
  • Memfasilitasi kebutuhan jaringan kerja internal organisasiantara bidang.
  • Menjaga dan memlilihara soliditas kepengurusan melalui konsolidasi internal dan managemen konflik yang reprensetif.
4. WAKIL SEKRETARIS
# Kewenangan
  • Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi bersama-sama sekretaris dalam hal kesekretariatan dan kerumahtanggan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas kesekretyariatan dan tata usaha organisasi dan mempertanggung jawabkan kepada sekretaris.
#. Tugas
  • Mewakili sekretaris apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas kesekretariatan dan tata kerja organisasi.
  • Bersama sekretaris mengawasi seluruh penyelenggaran aktivitas organisasi di bidang administrasi dan tata kerja dan menghadiri rapat pleno dan rapat pengurus harian.
  • Membuat risalah dalam setiap pertemuan/rapat-rapat organisasi baik Rapat Pengurus Pleno (RPP) maupun Rapat Pengurus Harian (RPH).
  • Merumuskan, mengusulkan dan mendokumentasikan peraturan dan data yang berkaitan dengan atribut dan aset yang tidak bergerak untuk mendukung kepentigan organisasi baik internal maupun eksternal.
  •  Mengusulkan dan mamfasilitasi dalam pengadaan akomodasi logistik dan travel organisasi.
5. BENDAHARA
# Kewenangan
  • Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi bersama-sama ketua dalam hal keuangan dan kekayaan organisasi.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas pengolahan keuangan dan kekayaan organisasi dan mempertanggung jawabkan kepada ketua.
# Tugas
  • Mewakili ketua apabila berhalangan hadir terutama untuk aktivitas di bidang pengelolaan kekayaan dan keuangan organisasi.
  • Bersama ketua dan sekretaris merupakan Tim Kerja Keuangan (TKK) atau otorisator di tubuh pengurus.
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi di bidang pengelolaan keuangan dan kekayaan organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Memimpin rapat-rapat organisasi di bidang pengelolaan kekayaan dan keuangan organisasi, menghadiri rapat pleno dan rapat pengurus harian.
  • Memfasilitasi kebutuhan pembiayaan program kerja dan roda organisasi.
6. WAKIL BENDAHARA
# Kewenangan
  • Membuat dan mengesahkan keputusan organisasi bersama-sama bendahara dalam pengelolaan dalam pengawasan dan pemeriksaan kekayaan keuangan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas pengelolaan/pembukuan keuangan organisasi dan mempertanggung jawabkan kepada bendahara.
# Tugas
  • Mewakili bendahara apabila berhalangan hadir terutama untuk setiap aktivitas di bidang pengelolaan kekayaan dan keuangan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem pembukuan keuangan organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Menyelenggarakan aktivitas pembukuan terhadap transaksi pengeluaran dan pemasukan keuangan secara rutin.
7. BIDANG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas organisasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait dengan Pendidikan dan Pelatihan mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mngorganisasikan seluruh penyelenggaraan aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam bidang Pendidikan dan Pelatihan serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja bidang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran program kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas pendidikan dan pelatihan yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dalam pemberdayaan pemuda dan masyarakat pada umumnnya.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas pandidikan dan pelatihan bagi warga Karang Taruna maupun masyarakat pada umumnya.
  • Menyelenggarakan kegiatan pelatihan-pelatihan.

8. BIDANG USAHA KESEJAHTERAAN SOSIAL
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas usaha kesejahteraan sosial yang terkait dengan pelaksanaan fungsi-fungsi Karang Taruna dalam pelaksanaan bantuan pelayanan dan rehabilitasi sosial khusunya kepada para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam bidang Usaha Kesejahteraan Sosial serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja bidang Usaha Kesejahteraan Sosial sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas bantuan, pelayanan dan rehabilitasi sosial yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan aktivitas bantuan sosial dalam berbagai bentuk seperti santunan dan bantuan lainnya dalam momentum tertentu secara berkala.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas Pelayanan Sosial Terpadu kepada PMKS.

9. BIDANG KELOMPOK DAN USAHA BERSAMA
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas Pengembangan Ekonomi yang terkait dengan Kelompok Usaha Bersama dan Koperasi Karang Taruna mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi Kelompok Usaha Bersama dan Koperasi Karang Taruna serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
#. Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja bidang Kelompok Usaha Bersama sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas Kelompok Usaha Bersama yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Membuat kelompok Usaha Bersama dan Koperasi untuk dikembangkan sebagai Wirausaha dan Kemandirian warga Karang Taruna.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas Kelompok Usaha Bersama dan koperasi.
10. BIDANG KEROHANIAN DAN PEMBINAAN MENTAL
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas Pengembangan Sumber Daya Manusia yang terkait dengan Kerohanian dan Pembinaan Mental mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam Bidang Kerohaian dan Pembinaan Mental serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja Bidang Kerohaian dan Pembinaan Mental sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas Bidang Kerohaian dan Pembinaan Mental yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan dalam rangka melalui aktivitas Bidang Kerohaian dan Pembinaan Mental baik secara temporer maupun rutin melalui lembaga-lembaga keagamaan, perkumpulan keagamaan remaja yang bersifat koordinatif.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas Bidang Kerohaian dan Pembinaan Mental.
  • Menyelenggarakan peringatan hari-hari besar keagamaan.

11. BIDANG OLAHRAGA DAN SENI BUDAYA
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas Pengembangan Sumber Daya Manusia yang terkait dengan Olahraga dan Seni Budaya mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam Olahraga dan Seni Budaya serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja Bidang Olahraga dan Seni Budaya sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas Bidang Olahraga dan Seni Budaya yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan dalam rangka melalui aktivitas Bidang Olahraga dan Seni Budaya baik secara temporer maupun rutin melalui klub-klub dan sanggar seni budaya.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas Olahraga dan Seni Budaya.
  • Menyelenggarakan Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni secara berkala.

12. BIDANG LINGKUNGAN
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas produktif yang terkait dengan Pemeliharaan Lingkungan Hidup mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam Pemeliharaan Lingkungan Hidup serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan dalam rangka melalui aktivitas Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup baik secara temporer maupun rutin.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas Pemeliharaan Lingkungan Hidup.
  • Menyelenggarakan kegiatan gerakan masyarakat untuk mencintai lingkungan hidup, kerja bakti, padat karya dan sebagainya.

13. BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJASAMA KEMITRAAN
# Kewenangan
  • Menyelenggarakan segala aktivitas produktif yang terkait dengan pelaksanaan fungsi hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan mulai dari perencanaan hingga laporan.
# Tanggung jawab
  • Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaran aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam bidang hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan serta mempertanggung jawabkan kepada wakil ketua.
# Tugas
  • Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sistem dan mekanisme pelaksanaan program kerja Bidang hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
  • Merumuskan dan mengusulkan program berikut anggaran kegiatan setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP.
  • Mendata dan menginventarisir aktivitas hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
  • Menyelenggarakan aktivitas publikatif dalam rangka memperkenalkan organisasi dengan berbagai program dan perspektif hingga mampu membentuk opini publik yang menguntungkan organisasi.
  • Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk mengembangkan aktivitas hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan.
  • Bertindak selaku juru bicara organisasi yang berwenang menjembatani kepentingan organisasi dengan pihak pers dan masyarakat.
  • Menyelenggarakan kegiatan masyarakat dalam bidang komunikasi.
Dari penjelasan yang sudah diuraikan secarai mendetail diatas, sobat bisa memulainya dengan cara membuat kerangka struktur organisasi terlebih dahulu dengan cara kotak-kotak atau terserah apa saja. Untuk memudhkan memetakan posisi kedudukan dan juga pembagian tugas nantinya.

1 Jul 2013

KH Wachid Harud - Kemungkinan Awal Puasa Tahun Ini Tidak Sama

Kemungkinan Awal Puasa Tahun Ini Tidak Sama. Demikian sebagaimana yang telah disampaikan oleh KH Wachid Harun ketika menghadiri sebagai pembicara dalam acara Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo (30 Juni 2013). Beliau menyampaikan secara ilmiah tentang kemungkinan perbedaan Awal Puasa Tahun 1434 H antara Nahdlatul Ulama dengan Muhammaddiyah.


Beliau menyampaikan sebuah dalil hadits tentang permulaan puasa ramadhan sebagai berikut :
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ وَانْسُكُوا لَهَا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا ثَلَاثِينَ فَإِنْ شَهِدَ شَاهِدَانِ فَصُومُوا وَأَفْطِرُوا
yang mana inti sari dari hadits diatas menerangkan penentuan awal puasa hendaknya dengan cara melihat bulan (Ru'yatul Hilal), Begitu juga ketika menentukan masuknya Bulan Syawal hendaknya dengan cara ru'yatul hilal juga.

"Penentuan awal puasa tidak boleh hanya dengan cara hisab (perhitungan) saja, melainkan dengan cara hisab dan juga melihat bulan (ru'yatul hilal). Bagi orang yang memang ahli dalam permasalahan perhitungan (hisab) awal bulan, boleh berpedoman dengan hasil hisabnya, akan tetapi tidak boleh serta merta diumumkan kepada masyarakat umum"

Kemungkinan Awal Puasa Tahun Ini Tidak SamaDemikian sedikit apa yang disampaiakan oleh beliau untuk menanggapi sekaligus menjelaskan kepada warga yang hadir tentang perbedaan yang terjadi. Meskipun dalam kenyataan perhitungan (Hisab) sudah bisa menentukan kalau bulan sudah tampak (Wujudul Hilal) yang menandakan masuk bulan baru akan tetapi yang demikian tidak bisa dibuat dasar masuknya awal bulan jika tidak dilakukan upaya ru'yatul hilal untuk menguatkan kemungkinan terlihatnya hilal.

Jadi bisa disimpulkan letak perbedaan antara nahdlatul ulama' dengan muhamaddiyah selama ini adalah jika muhammaddiyah hanya berdasarkan penghitungan yang mana dalam perhitungan tersebut sudah bisa menghasilkan wujudul hilal, akan tetapi nahdlatul ulama' berdasarkan perhitungan dan juga ru'yatul hilal maka kemungkinan hilal bisa atau tidak terlihat (Imkan Ar-Ru'yah).

Untuk itu KH. Wachid Harun Menghimbau untuk menunggu hasil keputusan pemerintah (sidang Itsbat) tentang kapan permulaan puasa.

Sedikit informasi yang bisa disampaikan kepada masyarakat pada umumnya semoga bisa bermanfaat dan menambah hasanah keilmuan dari segi agama.

KH Wachid Harud - Kemungkinan Awal Puasa Tahun Ini Tidak Sama

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang. Pelaksanaan peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang diadakan pada hari minggu tanggal 30 Juni 2013 yang bertempat di RW.05 Dusun Lajuk  Desa Bulang. Peringatan Haul ini merupakan rutinitas yang diadakan oleh warga Desa Bulang setiap tahunnya.

Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang ini dilaksanakan di beberapa tempat yang berada di Dusun Lajuk diantaranya yakni : Pintu masuk gapura dusun lajuk, rumah Bapak Ismail, TPQ Bau Arum, rumah Ibu Tumi, Mushollah Utara, Rumah Ibu Um, Dan Halaman Pesarean (Makam) Mbah Bau.

Adapun jenis kegiatannya adalah Khotmil Qur'an, Pawai ta'aruf TPQ Se-Desa Bulang, pembacaan Diba' Oleh Laki - Laki, pembacaan Diba' Oleh Perempuan, Terbang Jidor, Al-Banjari, Hadroh, Tahlil Bersama, Dan Pengajian Umum. Semua rangkaian acara tersebut dilaksanakan secara serentak dimulai sehabis sholat isya' kecuali khotmil Qur'an yang diadakan mulai pagi hari sampai dengan masuk waktu sholat ashar dan Pawai Ta'aruf yang dimulai setelah sholat ashar.

Dalam rangkaian acara tersebut segenap warga desa bulang terlibat langsung demi kelancaran Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang. Keterlibatan warga selain sebagai panitia pelaksana, adalah dengan suka rela menyediakan konsumsi bagi warga yang hadir. Dan pada puncak acara terlihat antusias warga desa bulang bahkan warga dari desa lain berbondong bondong menyaksiakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh pihak panitia pelaksana.

Berikut informasi mengenai Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang yang diadakan di dusun lajuk :

RANGKAIAN ACARA PERINGATAN HAUL KE 18 DESA BULANG

1. Khotmil Qur'an
Adalah acara membaca Al-Qur'an sampai habis (Juz 1 - juz 30) oleh warga desa bulang pada umumnya yang bertempat di mushollah atau di makam para sesepuh desa bulang. Khotmil Qur'an dimulai pagi hari sekitar pukul 06:00 s/d selesai (Masuk Waktu Sholat Ashar).

2. Pawai Ta'aruf TPQ Se-Desa Bulang
Kemeriahan pawai ta'aruf ikut mewarnai Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang


Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang

3. Al-Banjari
Acara hadrah dihadiri oleh tim Banjari dari dusun lajuk sendiri yang tergabung dalam group Banjari ABG dan juga tim banjari dari desa sekitar seperti gampang, jatikalang, jatitani, kenongo dan kebaron yang bertempat di halaman rumahn Ibu Tumi

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang


4. Terbang Jidor
Acara terbang jidor ini dihadiri oleh tim terbang jidor al-mujahadah desa bulang yang bertemat di depan pintu masuk gapura dusun lajuk.

5. Manaqiban
Pmebacaan manaqib dilaksanakan di TPQ Bau Arum Oleh sebagian Bapak Bapak dari warga desa bulang sendiri.

6. Hadrah
Acara lain yang tidak kalah meriahnya pada Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang adalah Hadrah yang dihadiri oleh tim Hadrah dari desa tetangga yang bertempat di halaman mushollah sebelah utara dusun lajuk.

7. Pembacaan Diba' 
Ialah acara bacaan diba' nabi muhammad s.a.w. oleh pemuda dan pemudi desa bulang yang bertempat di rumahnya Bapak Ismail untuk laki-laki dan bertempat di Rumahnya Ibu Um untuk perempuan.

8. Pengajian Umum
Acara ini sebagai acara inti dari semua rangkaian kegiatan Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang. Seperti tahun tahun sebelumnya, dalam pengajian umum ini selalu mengundang para kyai sebagai pembicara. Pada kesempatan kali ini, Kyai Wachid Harun berkesempatan menyampaikan tausiyah atau mauidlotul hasanah dan juga mengundang Kyai Hafidz sebagai umam tahlil sebelum acara tausiyah dimulai.

Dari semua rangkaian acara di atas, tampak warga desa bulang maupun warga desa tetangga begitu antusias. Dengan diadakannya kegiatan seperti ini diharapkan memperat tali persaudaraan antar warga dan menambah nilai spiritual untuk menghadapi bulan puasa yang sebentar lagi tiba

Semoga pada acara peringatan Haul Desa dimasa mendatang bisa lebih meriah lagi dari sebelumnya.

Dusun Lajuk Jadi Tuan Rumah Peringatan Haul Ke 18 Desa Bulang  


8 Jun 2013

Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya

Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya menjadi salah satu artikel yang dirasa perlu untuk dibagikan oleh penulis. Mengingat media yang kami suguhkan lebih condong kepada organisasi dan informasi tentang desa, maka penulis memberanikan diri berbagi informasi tentang hal yang berkaitan dengan organisasi yang ada dalam desa.
Dengan artikel berjudul Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya ini diharapkan para pembaca bisa memahami dan lebih pro aktif lagi dengan kinerja Kepala Desa di Daerahnya masing masing. Sering kali terjadi kesalahpahaman, kesenjangan sosial bahkan anarkis ditimbulkan akibat ketidakfahaman kita sebagai warga terhadap apa saja yang dikerjakan oleh kepala desa.

Dengan demikian pulalah penulis mencoba untuk sedikit memabagikan informasi tentang Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya. Setidaknya sebagaimana penjelasan berikut ini :
Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Desa mempunyai Hak, Kewajiban dan Wewenang sebagai berikut :
Sebelumnya perlu diketahui bahwa Mengenai tugas Pemerintahan Desa sudah diatur dalam Peraturan Pemerintahan Nomor 72 tahun 2005 yakni untuk melaksanakan ketentuan pasal 216 ayat 1 Undang Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan Daerah.
Uraian yang ada dalam Paragraf 2 pasal 14 ayat 1 menyatakan bahwa tugas kepala desa adalah menyelenggarakan urusan pemertihan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/hak-kewajiban-dan-wewenang-kepala-desa-menjalankan-tugasnya.html  Lokasi

Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya

Untuk itu kepala Desa mempunyai Wewenang diantaranya :
  1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Perwakilan Desa (BPD). 
  2. Mengajukan rancangan Peraturan Desa. 
  3. Menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD. 
  4. Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBD) untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD.
  5. Membina kehidupan masyarakat desa. 
  6. Membina perekonomian desa. 
  7. Mengoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif. 
  8. Mewakili desanya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakili sesuai dengan peraturan perundang undangan.
  9. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang undangan.

Kewajiban Kepala Desa Menjalankan Tugasnya

Pada pasal 15 dijelaskan bahwa Kewajiban Kepala Desa diantaranya adalah :
  1. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan UUD 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
  2. Meningkatkan kesejahteraan rakyat. 
  3. Memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat. 
  4. Melaksanakan kehidupan demokrasi. 
  5. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme. 
  6. Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa. 
  7. Menaati dan menegakkan se luruh peraturan perundang undangan. 
  8. Menyelenggarakan administrasi pemerintahan yang baik. 
  9. Melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan desa. 
  10. Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa. 
  11. Mendamaikan perselisihan masyarakat di desa. 
  12. Mengembangkan pendapatan masyarakat dan desa.
  13. Membina, mengayomi dan melestarikan nilai nilai sosial budaya dan adat istiadat.
  14. Memberdayakan masyarakat dan kelembagaan di desa. 
  15. Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup.
Sedangkan Untuk Hak Kepala Desa Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Mengajukan pencalonan pengangkatan/pemberhentian Perangkat Desa kepada Pejabat yang berwenang mengangkat sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku
  2. Mewakili Desanya didalam dan diluar pengadilan
  3. Menunjuk seorang kuasa atau lebih untuk mewakili Desanya didalam dan diluar pengadilan 
  4. Mengatur tata tertib penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Desa, sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku 
  5. Mewakili Desanya dalam rangka kerja sama dengan Desa atau Kelurahan lain.
Sebenarnya penjelasan di atas diambil dari beberapa sumber yang sudah pernah mempublikasikan sebelumnya, hanya saja penulis ingin lebih meringkas tentang Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya. Untuk lebih jelas lagi memahami Peraturan Pemerintahan No 72 Tahun 2005 bisa download filenya di sini
Sekiranya cukup sekian apa yang bisa penulis inforamasikan kepada para pembaca diharapkan untuk bisa pro aktif dalam menyikapi kinerja kepala desa masing masing. Semoga bermanfaat.

Hak, Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa Menjalankan Tugasnya

3 Jun 2013

Contoh Membuat Proposal Kegiatan Lomba Karang Taruna

Contoh Membuat Proposal Kegiatan Lomba Karang Taruna mungkin tepat jika diinfokan kepada pembaca yang sedang mencari contoh proposa untuk mengadakan suatu kegiatan, baik kegiatan yang ada di dalam sebuah organisasi sekolah, ataupun karang taruna dan organisasi lainnya. Untuk membuat sebuah proposal kegiatan, sebenarnya hampir sama tentang prosedur penyusunanya, akan tetapi proposal itu kalau bisa dibuat sesederhana mungkin yang penting jelas sesuai maksud tujuan yang ingin dicapai. Sehingga apa yang sudah tersusun rapi dalam sebuah proposal bisa dipahami oleh siap saja yang membacanya.


Untuk Membuat Proposal Kegiatan Lomba Karang Taruna sendiri, pertama kali yang harus dilakukan adalah menentukan kegiatan apa yang akan dilaksanakan. Kemudian dari nama kegiatan yang sudah ditentukan tadi, bisa dikembangkan lagi konsep apa yang sekiranya mendukung terlaksananya kegiatan. Satu contoh kita akan mengadakan Lomba Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, maka kita coba memikirkan konsep seperti berikut:
  • Lomba apa saja yang akan dilaksanakan.
  • Kemudian Perinci lagi kira kira kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk terlaksananya lomba
  • Dari semua kebutuhan yang sudah diperinci tadi, tentukan perkiraan biaya yang akan butuhkan
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/contoh-membuat-proposal-kegiatan-lomba-karang-taruna.html

Contoh Membuat Proposal Kegiatan Lomba Karang Taruna 

Jika ketiga konsep di atas sudah terpikir secara matang, baru kita memulai membuat proposal kegiatan yang dimaksud. Seperti proposal pada umumnya, sistematika pembuatannya kurang lebih seperti ini :

PEMBUKAAN
Pada pembukaan biasanya meliputi kata pengantar, latar belakang, rumusan masalah serta tujuan. 

ISI
Kita bisa mendiskripsikan mulai dari jenis kegiatan apa saja, waktu pelaksanaan, struktur panitia, siapa saja target yang akan di libatkan, estimasi dana yang dubutuhkan dan buatlah motto untuk kegiatan yang dimaksud. Untuk agenda / waktu pelaksanaan dan estimasa dana bisa dilampirkan tersendiri. 

PENUTUP
Lengkapi penutup dengan lembar pengesahan proposal dan lampiran lampiran seperti agenda kegiatan dan anggaran dana. Jika semua sudah lengkap, jangan lupa memberi cover dan daftar isi supaya lebih rapi.

Cukup mudah bukan untuk membuat proposal kegiatan lomba karang taruna. Silahkan mulai mendiskripsikan sendiri proposal sesuai konsep yang sudah dijelaskan di atas. semoga sedikit pengalaman ini bisa membantu bagi siapa saja yang ingin membuat proposal kegiatan lomba karang taruna atau kegiatan lainnya

Contoh Membuat Proposal Kegiatan Lomba Karang Taruna

Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html
Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang terbilang cukup banyak pada masa abdi 2010 - 2012 dan mendapatkan antusias warga pada umumnya. Segala bentuk kegiatan karang taruna tidak lepas dari peran anggota karang taruna itu sendiri yang didukung oleh pemerintah desa serta seluruh warga desa bulang. Rangkaian Kegiatan karang Taruna Desa Bulang lebih menekankan pada kekompakan dan solidaritas diantara para pemuda yang diharapkan dengan banyaknya bentuk kegiatan karang taruna itu minimal bisa memunculkan kader kader muda yang berpotensi berpengaruh baik bagi desa bulang.

Ada baiknya juga pada artikel ini kami berbagi informasi kepada para pembaca mengenai Rangkaian Kegiatan karang Taruna yang telah direalisasikan oleh anggota Karang Taruna "Taruna Bhakti" Desa bulang. Diharapkan bisa menjadi rujukan bagi karang taruna lainnya ketika akan mengadakan suatu kegiatan karang taruna di daerahnya masing masing. .

Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang

Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang sebagai berikut :

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html
 http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html

Peringatan HUT RI telah direalisasikan oleh pemuda karang taruna desa bulang sebanyak dua kali selama masa jabatannya yakni pada tahun 2010 dan tahun 2011. Ada beberapa kegiatan yang mewarnai perayaan HUT RI kala itu seperti
  • Lomba Sepak Bola Antar RW se-Desa Bulang,
  • Lomba Bola Volly Antar RW se-Desa Bulang,
  • Jalan Sehat berhadiah sebagai acara penyerhan hadiah sekaligus penutup Peringatah HUT RI.
#Mengikuti Acara Gerak Jalan Se Kecamatan Prambon 

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html

Selain mengadakan perayaan lingkup internal, pemuda karang taruna desa bulang juga menyempatkan berpartisipasi pada kegiatan eksternal yang diadakan oleh pemerintah kecamatan Prambon yakni Gerak jalan. Itung itung melengkapi Rangkaian Kegiatan Karang Taruna yang sudah di canangkan dalam rapat bersama

# Ziarah Wali Bulan Ramadhan

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html

Kegiatan ini diupayakan menjadi Rangkaian Kegiatan Karang Taruna rutinan setiap tanggal ganjil bulan ramadhan. Akan tetapi Ziarah Wali ini cuman berjalan dua kali selama masa kepengurusan yakni pada ramadhan 1431 H dan 1432 H. Tujuan ziarah wali:
  • Sunan Ampel Surabaya, 
  • Maulana Malik Ibrahim dan 
  • Sunan Giri Gresik.

# Berbuka Puasa Bareng

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html

Dana untuk mengadakan kegiatan karang taruna yang satu ini berasal dari saldo ziarah wali dan sedikit kas karang taruna bahkan ada juga dari anggota karang taruna denga suka rela menyumbang kebutuhan buka puasa bareng.

Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang

Ada banyak lagi Rangkaian Kegiatan karang Taruna yang tidak bisa disebutkan satu persatu secara terperinci seperti:

http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2013/06/rangkaian-kegiatan-karang-taruna-bhakti-desa-bulang.html

# Mendirikan Sekolah Sepak Bola Bagi
# Mengelolah Usaha Kecil Menengah
# Santunan Fakir Miskin

Mungkin hanya ini yang bisa di share kepada pembaca pada umumnya semoga bisa menjadi rujukan atau refrensi ketika ingin mengadakan Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Di daerahnya masing masing. Semoga membantu dan bermanfaat dikemudian hari.

Rangkaian Kegiatan Karang Taruna Bhakti Desa Bulang

28 Apr 2013

Blogger Desa Bulang Akan Mewakili Komunitas Delta Blogger Di Asean Blogger Conference 2013

Blogger Desa Bulang Akan Mewakili Delta Blogger Di Asean Blogger Conference 2013

 

Bulang, 28 April 2013. Asian Blogger Coference merupakan salah satu program yang diupayakan oleh pemerintahan Indonesia mengingat pada saat ini Indonesia menjadi ketua ASEAN. Selaku sebagai ketua ASEAN, Indonesia mencoba melakukan kerjasama dengan ASEAN Blogger Community (Komunitas Blogger Asean) dengan cara menyelenggarakan Blogger Conference. Pada tahun 2011 yang lampau Program ABC (Asean Blogger Conference) ini di adakan di Nusa Dua -Bali pada tanggal 16 - 17 November 2011 yang bertemakan "The New ASEAN and Its Cooperation with Dialogue Partners"

Pada dasarnya harapan pemerintah dengan diadakannya ABC ini bisa menjadi salah satu forum partisipasi kepedulian dan rasa memiliki dari masyarakat terhadap masa depan ASEAN. Melalui kegiatan ini diharapkan pula para peserta dapat melakukan curah gagasan tentang implementasi piagam ASEAN menuju pembentukan komunitas ASEAN 2015 yang people oriented dan people driven.

Pembahsan Asean Blogger Conference kala itu adalah untuk memanfaatkan media sosial online di negara-negara anggota ASEAN dan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh para blogger ASEAN untuk mendukung pencapaian Komunitas ASEAN 2015 melaui peran aktif masyarakat di negara masing-masing.

Di atas tadi sedikit gambaran tentang Asian Blogger Conference. Dan pada kesempatan Berikutnya, ABC akan diselenggarakan pada tanggal 10 - 12 Mei 2013 di Kota Solo. Pada kesempatan itu pula, Warga Desa Bulang khususnya Blogger Desa Bulang Akan Mewakili Komunitas Delta Blogger Di Asean Blogger Conference 2013 Tersebut. Suatu kehormatan tersendiri dan tentunya Pengalaman Berharga yang sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Blogger Desa Bulang Akan Mewakili Komunitas Delta Blogger Di Asean Blogger Conference 2013

Berawal dari keikutsertaan Blogger Desa Bulang di Komunitas Delta Blogger Sidoarjo, membuka peluang untuk mengikuti segala informasi tentang dunia blogger, juga mengikuti semua informasi kegiatan yang ada dalam komunitas tersebut, Salah satunya adalah Asean Blogger Conference 2013 ini. Sebelumnya Komunitas Delta Blogger juga pernah menghadiri acara tersebut.

Pengumuman tentang diadakannya Asean Blogger Conference di solo pada tanggal 10 - 12 Mei 2013 ini di umumkan melalui Facebook Komunitas Delta Blogger pada tanggal 19 April 2013 oleh Arief Eko Wahyudi selaku admin sekaligus ketua Komunitas Delta Blogger Sidoarjo. Isi pengumuman tersebut bahwa delta blogger sebenarnya mendapatkan Quota sebanyak 2 orang saja, tetapi berhubung banyak yang berminat mengikuti acara Asean Blogger Conference tersebut, maka ada tambahan Quota sebanyak enam orang.

Dari ke enam orang yang mewakli Delta Blogger dalam acara Asian Blogger Cenference adalah sebagai berikut :
1. Prawira Aditama Putra
2. Az Mara Susanto
3. Mar'i Mohamad
4. Roby Susanto
5. Bahtiyar Hidayat
6. Firmansyah Thok

Keputusan mengenai Nama - nama di atas telah ditetapkan pada saat Kopdar Komunitas Delta Blogger tanggal 27 April 2013 di redresso coffee.

Semoga nanti dalam kunjungannya ke Asean Blogger Conference bisa membawa manfaat buat Komunitas Blogger pada umumnya dan berdampak positif buat perkembangan sosial media online khususnya di desa Bulang.

Blogger Desa Bulang Akan Mewakili Komunitas Delta Blogger Di Asean Blogger Conference 2013

25 Apr 2013

Karang Taruna In Memories

Karang Taruna In Memories

Bulang, 25 April 2013. Canda Tawa, Kemeriahan, sampai dengan tangisan suka duka yang dulu pernah mewarnai Desa kini semakin berada pada titik nadzir akan lunturnya warna kemeriahan kala itu. Kemeriahan itu tidak lain adalah sebagaimana yang telah dibuktikan oleh Pemuda karang Taruna ketika mengharumkan nama Desanya melalui Program Kerja serta Kegiatan - kegiatan Pemuda yang bernilai Positif.

Desa Bulang bersama Organisasi Karang Tarunanya Sempat menjadi Desa panutan Desa-Desa tetangga sebab program kerjanya serta keguyupan persatuan Pemudanya kala itu sangat kuat dan berpotensi demi Memajukan Desa Bulang. Loyalatis, kekompakan serta nilai edukasi ditunjukkan dalam setiap kegiatan dan patut diacungi jempol bagi siapa saja yang memandang positif keberadaan Karang Taruna Desa Bulang Tersebut.

Sebagian bukti kegiatan yang sempat menjadikan Desa Bulang Sebagai Desa panutan telah terangkum dan terkemas rapi dalam Galery foto di bawah ini :

Agenda Kegiatan Karang Taruna Bhakti Bulang

Karang Taruna In Memories

1. Kemeriahan Jalan Sehat Warga Bulang dalam Rangka Peringatan HUT Republik Indonesia
Kemeriahan itu tampak mewarnai halaman depan Balai Desa Bulang. Ratusan Warga Desa bulang Berkumpul penuh antusias mengikuti lomba jalan sehat dan beramai - ramai menanti detik - detik pengundian kupon berhadiah yang telah disediakan oleh panitia pelaksana peringatan HUT RI Desa Bulang.

2. Sportifitas Lomba Sepak Bola Antar RW Se-Desa Bulang Dalam Peringatan HUT RI
Lomba Sepak Bola menjadi salah satu bentuk kegiatan peringatan HUT RI tiap tahunnya selain Lomba Bola Volly perempuan antar RW. Antusias warga kususnya pemuda menjadi faktor meriahnya peringatan HUT RI desa bulang kala itu. Sportifitas lebih dikedepankan dari pada meraih predikat sebagai juara dalam perlombaan, sebab dengan adanya Lomba Sepak Bola, Keguyupan, Keakraban Serta kekompakan warga, baik muda maupun tua tampak mewarnai indahnya Desa Bulang.

3. Partisipasi Pemuda Karang Taruna Dalam Rangka Gerak Jalan Se-Kecamatan Prambon
Bentuk sosialisasi pemuda desa bulang ditunjukkan kala mengikuti lomba gerak jalan yang di adakan oleh Kecamatan Prambon dalam rangka peringatan HUT RI. Tiada kata lelah, yang ada hanyalah kata persatuan demi kebangkitan warga indonesia khususnya kecamatan Prambon.

4. Acara Berbuka Puasa Pemuda Karang Taruna dengan jajaran Kepengurusan Desa Bulang.
Sisi keagamaan pun tak lepas menjadi salah satu agenda tahunan karang taruna yakni mengadakan acara buka puasa bareng dan juga ziarah wali. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan pada tanggal malam - malam ganjil bulan ramadhan. Sepintas nampak indahnya suasana kebersamaan

Sedikit rangkuman agenda kegiatan karang taruna desa bulang yang dulu sempat terealisasi dengan baik. Semoga menjadi motivasi untuk bisa bangkit kembali dari kegalauan berorganisasi. Salam pemuda.

 

Lowongan Menjadi Pengajar Muda indonesia - Indonesia Mengajar

Lowongan Menjadi Pengajar Muda indonesia - Indonesia Mengajar

Bulang, 25 April 2013. Info bermanfaat dan menggembirakan buat kalian yang ingin mengabdikan diri menjadi pengajar muda. Untuk bisa menjadi pengajar muda tidak sulit seperti yang kalian bayangkan, pada info kali ini ada lowongan bagi siapa saja yang ingin menjadi pengajar selama satu tahun sebagai bukti pengabdian diri kepada masyarakat yang berada di pelosok nusantara yang mana mereka sedang membutuhkan pendidikan layaknya masyarakat yang berada di perkotaan.

Menjadi Pengajar Muda indonesia - Indonesia Mengajar

Indonesia Mengajar mengajak Anda yang memiliki semangat mengabdi dan cita-cita tinggi untuk memberikan pendidikan yang baik untuk anak-anak sampai ke pelosok Indonesia untuk mengabdi selama 1 tahun menjadi Pengajar Muda. Daftarlah menjadi Pengajar Muda, jika Anda memiliki kepedulian sosial serta bisa mengedepankan jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan dengan pengalaman berorganisasi atau kegiatan lain. Semangat juang, kemampuan adaptasi yang tinggi, menyukai tantangan dan kemampuan problem solving serta mampu menghargai dan berempati terhadap orang lain adalah bekal penting yang perlu dimiliki oleh seorang Pengajar Muda.

www.karangtarunabhaktibulang.blogspot.com

Syarat utama untuk menjadi Pengajar Muda adalah Warga Negara Indonesia, belum menikah dan sehat secara fisik dan mental serta bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama satu tahun. Diutamakan fresh graduate atau kurang lebih 2 tahun setelah lulus dari berbagai disiplin ilmu, usia diutamakan di bawah 25 tahun dan memiliki IPK atau nilai akademis yang baik. Segera tuangkan semangat dan ketulusan Anda melalui aplikasi online disini untuk bergabung menj
adi Pengajar Muda !

Berminat??? silahkan daftarkan diri kalian untuk menjadi pengajar muda sekarang juga.
Informasi selengkapnya lihat di sini 

Lowongan Menjadi Pengajar Muda indonesia - Indonesia Mengajar

Rekomendasi by ; Juliandri Dian Dwi Rinsaputra

24 Apr 2013

Pengertian Organisasi Secara Umum

Pengertian Organisasi Secara Umum

Bulang, 24 April 2013. Organisai sering terdengar oleh telinga kita, sebab ketika kita berada dalam satu kelompok masyarakat yang tentunya mempunyai keterkaitan antara satu sama lainnya, maka dalam masyarakat tersebut tidak menutup kemungkinan dibentuklah satu organisai masyarakat demi mencapai tujuan bersama yakni mensejahterakan dan juga menjaga kerukunan antar warga sehingga tidak dikhawatirkan timbul kesenjangan sosial. Organisi yang dimaksud adalah organisasi pemerintahan dalam hal ini adalah Pemerintahan Desa (Kelurahan)

Itu sekilas gambaran bagaimana suatu organisai ada dalam masyarakat. Tapi dengan adanya organisi itu kadang kita sering salah bahkan tidak tahu apa Pengetian Organisasi Secara Umum Itu?. Kadang kita mengartikan Organisasi adalah sebuah kelompok atau perkumpulan. Sepintas pernyataan tersebut memang benar. 

Jika kita memahami sebatas arti di atas, maka perlu kiranya kita memahami lebih jauh lagi Apa Pengertian Organisi Secara Umum. 

Pengertian Organisasi Secara Umum

Dalam kamus besar bahasa indonesia Organisasi adalah :
(1) kesatuan (susunan dsb) yg terdiri atas bagian-bagian (orang dsb) dl perkumpulan dsb untuk tujuan tertentu; (2) kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

  1. Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  2. James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  3. Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  4. Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.

Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.

Naah sekian sedikit informasi tentang  

Pengertian Organisasi Secara Umum,

Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/organisasi/mirip#ixzz2RJDBRW47
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi#Definisi

4 Mar 2013

Alokasi Dana Karang Taruna Desa Bulang

Alokasi Dana Karang Taruna Desa Bulang

Alokasi dana karang taruna desa bulang

Bulang, 3 Maret 2013. Alokasi dana pemerintahan desa bulang yang dicairkan untuk Karang Taruna Bhakti Desa Bulang tiap tahunnya adalah sebesar 1.500.000 sejak kepengurusan masa bhakti 2010 - 2012. Alokasi dana tersebut menjadi salah satu anggaran pemerintahan desa untuk karang taruna yang dicairkan tiap tiga bulan sekali dengan nominal sebesar 375.000. 
Selama masa bhakti kepengurusan karang taruna " Taruna Bhakti " sudah mendapatkan cairan dana sebanyak dua kali masing - masing di tahun 2010 dan tahun 2011. Itupun tidak cair sesuai dengan yang telah direncanakan oleh pemerintahan desa. Pada tahun 2010 alokasi dana memang 100% turun ke tangan bendahara karang taruna sebesar 1.500.000 akan tetapi pada tahun ke 2011 dana itu cair tidak langsung ke tangan bendahara karang taruna, melainkan digunakan untuk kebutuhan perayaan HUT RI Ke-66 yang selanjutnya dipergunakan untuk dana tambahan perayaan lomba dan jalan sehat. Dan untuk tahun 2012 kemarin, alokasi dana karang taruna belum juga kunjung cair dengan tanpa alasan apapun dan juga tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari kelurahan. 

Alokasi Dana Karang Taruna Desa Bulang

Setelah diklarifikasi ke bendahara umum karang taruna ternyata muncul statment bahwa "anggaran dana karang taruna itu seharusnya turun meskipun tanpa dimintan langsung ke kelurahan, sebab dana tersebut sudah menjadi hak kami". Jika kepengurusan kelurahan desa itu memang mempunyai kewajiban untuk mengalokasikan dana ke setiap Divisi - Divisinya, seharusnya tanpa dimintapun dana itu harus segera dicairkan. Cetusnya. Namun demikian, Alokasi Dana Karang Taruna Desa Bulang pada tahun kepengurusan 2010 - 2012 belum sepenuhnya dicairkan.

Alokasi Dana Karang Taruna Desa Bulang.

3 Mar 2013

Sejarah Berdirinya Karang Taruna

Sejarah Berdirinya Karang Taruna

Sejarah Berdirinya Karang Taruna

Setelah membaca artikel sebelumnya yang berjudul Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna, ada baiknya jika kita mencoba membaca bagaimana Sejarah Berdirinya Karang Taruna. Sedikit dari penjelasannya bisa anda simak di bawah ini :

Awal Mula Berdirinya Karang Taruna
Karang Taruna lahir pada tanggal 26 September 1960 di Kampung Melayu Jakarta, melalui proses Experimental Project Karang Taruna, kerjasama masyarakat Kampung Melayu/ Yayasan Perawatan Anak Yatim (YPAY) dengan Jawatan Pekerjaan Sosial/Departemen Sosial. Pembentukan Karang Taruna dilatar belakangi oleh banyaknya anak-anak yang menyandang masalah sosial antara lain seperti anak yatim, putus sekolah, mencari nafkah membantu orang tua dsb. Masalah tersebut tidak terlepas dari kemiskinan yang dialami sebagian masyarakat kala itu.

Karang taruna Di Tahun 1960 - 1069 
Tahun 1960–1969 adalah saat awal dimana Bangsa Indonesia mulai melaksanakan pembangunan disegala bidang. Instansi-Instansi Sosial di DKI Jakarta (Jawatan Pekerjaan Sosial/Departemen Sosial) berupaya menumbuhkan Karang Taruna–Karang Taruna baru di kelurahan melalui kegiatan penyuluhan sosial. Pertumbuhan Karang Taruna saat itu terbilang sangat lambat, tahun 1969 baru terbentuk 12 Karang Taruna, hal ini disebabkan peristiwa G 30 S/PKI sehingga pemerintah memprioritaskan berkonsentrasi untuk mewujudkan stabilitas nasional.

Karang taruna Di Tahun 1969 - 1083
Salah satu pihak yang berjasa mengembangkan Karang Taruna adalah Gubernur DKI Jakarta H. Ali Sadikin (1966-1977). Pada saat menjabat Gubernur, Ali Sadikin mengeluarkan kebijakan untuk memberikan subsidi bagi tiap Karang Taruna dan membantu pembangunan Sasana Krida Karang Taruna (SKKT). Selain itu Ali Sadikin juga menginstruksikan Walikota, Camat, Lurah dan Dinas Sosial untuk memfungsikan Karang Taruna. Tahun 1970 Karang Taruna DKI membentuk Mimbar Pengembangan Karang Taruna (MPKT) Kecamatan sebagai sarana komunikasi antar Karang Taruna Kelurahan. Sejak itu perkembangan Karang Taruna mulai terlihat marak, pada Tahun 1975 dilangsungkanlah Musyawarah Kerja Karang Taruna, dan pada moment tersebut Lagu Mars Karang Taruna ciptaan Gunadi Said untuk pertama kalinya dikumandangkan. Tahun 1980 dilangsungkan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Karang Taruna di Malang, Jawa Timur. Dan sebagai tindak lanjutnya, pada tahun 1981 Menteri Sosial mengeluarkan Keputusan tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Karang Taruna dengan Surat Keputusan Nomor. 13/HUK/KEP/I/1981 sehingga Karang Taruna mempunyai landasan hukum yang kuat. Tahun 1982 Lambang Karang Taruna ditetapkan dengan Keputusan Menteri Sosial RI nomor.65/HUK/KEP/XII/1982, sebagai tindak lanjut hasil Mukernas di Garut tahun 1981. Dalam lambang tercantum tulisan Aditya Karya Mahatva Yodha (artinya: Pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan dan terampil) Pada tahun 1983 Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengeluarkan TAP MPR Nomor II/MPR/1983 tentang Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang didalamnya menempatkan Karang Taruna sebagai wadah pengembangan generasi muda

Sejarah Berdirinya Karang Taruna

Mulai GBHN Sampi dengan terjadinya krisis
  1. Tahun 1984 terbentuknya Direktorat Bina Karang Taruna; Tahun 1984-1987 sejumlah pengurus/aktivis Karang Taruna mengikuti Program Nakasone menyongsong abad 21 ke Jepang dalam rangka menambah dan memperluas wawasan; 
  2. Tahun 1985 Menteri Sosial menyatakan sebagai Tahun Penumbuhan Karang Taruna, sedangkan tahun 1987 sebagai Tahun KualitasKarang Taruna; Karang Taruna Teladan Tahun 1988 berhasil merumuskan: Pola Gerakan Keluarga Berencana Oleh Karang Taruna; 
  3. Tahun 1988 Pedoman Dasar Karang Taruna ditetapkan dengan Keputusan Menteri Sosial RI no. 11/HUK/1988; Kegiatan Studi Karya Bhakti, Pekan Bhakti dan Porseni Karang Taruna merupakan kegiatan dalam rangka mempererat hubungan antar Karang Taruna dari sejumlah daerah; 
  4. Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) sebagai sarana tempat Karang Taruna berlatih dibidang-bidang pertanian dan peternakan. Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) biasanya diselenggarakan dalam rangka ulang tahun Karang Taruna. Merupakan forum kegiatan bersama antar Karang Taruna dari sejumlah daerah bersama masyarakat setempat, kegiatannya berupa karya bhakti/pengabdian masyarakat; 
  5. Tahun 1996 bekerjasama dengan Depnaker diberangkatkan 159 tenaga dari Karang Taruna untuk magang kerja ke Jepang antara 1 s/d 3 tahun, dalam upaya meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai bidang usaha; 
  6. Pelibatan Karang Taruna dalam kesehatan reproduksi remaja diadakan agar Karang Taruna dapat berperan sebagai wahana Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bagi remaja warga karang Taruna.

Karang Taruna Ketika Masa Krisis (1997 – 2004)
Krisis moneter yang terjadi tahun 1997 berkembang menjadi krisis ekonomi, yang dengan cepat menjadi krisis multidimensi. Imbas dari krisis tersebut tak urung juga berdampak pada lambannya perkembangan Karang Taruna. Puncaknya pada saat pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid membubarkan Departemen Sosial, Karang Taruna pada umumnya mengalami stagnasi, bahkan mati suri. Konsolidasi organisasi terganggu ,aktivitas terhambat dan menurun bahkan cenderung terhenti. Hal tersebut menyebabkan Klasifikasi Karang Taruna menurun walaupun masih ada Karang Taruna yang tetap eksis. Tahun 2001 Temu Karya Nasional Karang Taruna dilaksanakan di Medan., Sumatera Utara. Hasilnya antara lain menambah nama Karang Taruna menjadi Karang Taruna Indonesia, memilih Ketua Umum Pengurus Nasional KTI, serta menyusun Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga KTI. Hasil TKN tersebut memperoleh tanggapan yang berbeda-beda dari daerah.

Demikian sedikit yang bisa kami jabarkan bagaimana Sejarah Berdirinya Karang Taruna

Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna

Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna


Pemahaman Tentang Pengertian karang TarunaBulang, 3 Maret 201. Pemuda merupakan generasi penerus bagi suatu bangsa. Pemuda juga diharapkan bisa memberikan pengaruh positif terhadap bangsanya dengan cara ikut berpartisipasi melaksanakan tujuan nasional minimal di daerah masing - masing. Sebab pemuda adalah salah satu harapan bangsa agar bisa mewujudkan cita - cita bersama sebaga warga negara.
Untuk bisa berpartisipasi dalam mewujudkan cita - cita bangsa, tentunya para pemuda harus memiliki satu wadah organisasi dimana mereka dapat mengutarakan aspirasinya. Wadah organisasi tersebut tidak lain adalah bernama Karang Taruna

Meski karang taruna sudah ada sejak lama, akan tetapi masih banyak pemuda di seluruh nusantara ini belum mengerti, bahkan tidak mengerti sama sekali apa itu Karang Taruna. Terkadang ada juga beberapa pemuda yang salah paham mengartikan Karang Taruna itu sendiri. Untuk lebih jelasnya mari kita memahami sedikit Tentang Pengertian Karang Taruna. 

Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna

Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. 

Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga dimana telah pula diatur tentang struktur penggurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang. 

Karang Taruna beranggotakan pemuda dan pemudi (dalam AD/ART nya diatur keanggotaannya mulai dari pemuda/i berusia mulai dari 11 - 45 tahun) dan batasan sebagai Pengurus adalah berusia mulai 17 - 35 tahun. Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, ketrampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian

Jadi jangan sampai salah diartikan kalau Karang Taruna itu merupakan organisasi tersendiri dan tidak memiliki relasi dengan pemuda - pemudi desa yang ikut dalam organisi lainnya yang berada di dalam suatu desa. Misalkan, di satu Desa selain Karang Taruna ada yang namanya organisasi atau LSM seperti remaja masjid, Ipnu/Ippnu dan lain sebagainya yang mana dalam organisasi itu kebanyakan adalah para pemuda/i desa. Tetapi sebab kurangnya pemahaman tentang karang taruna, tidak jarang mereka tidak mau disebut sebagai warga Karang Taruna. Justru lebih fanatik terhadap organisi mereka sendiri. Tetapi permasalahan demikian ini perlahan bisa di luruskan dengan sedikit memberikan pengertian Karang Taruna itu sendiri.

Dengan sedikit penjelasan di atas diharapkan dapat memberikan gambaran jelas terhadap peran pemuda dan pemudi bangsa indonesia ini dan supaya lebih kratif lagi guna berpartisipasi demi tercapainya tujuan nasional khususnya di Daerah Pedesaaan.

Demikian sedikit Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna semoga bisa bermanfaat.

Pemahaman Tentang Pengertian Karang Taruna